BAB XII “PENGERTIAN & PRINSIP KOPERASI”

(Koperasi Gotong Royong dan Tolong Menolong)

A. Beberapa definisi KOPERASI

a. Definisi ILO (International Labour Organization)

Koperasi mengandung 6 elemen :

1. Koperasi adalah perkumpulan orang-orang

2. Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan

3. Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai

4. Berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis

5. Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan

6. Anggota koperasi menerima risiko dan manfaat secara seimbang

b. Definisi Arifinal Chaniago (1984)

1. Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum

2. Memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar,

3. Bekerja sama secara kekeluargaan

4. Menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya

c. Definisi Hatta (Bapak Koperasi Indonesia)

Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan.

Seorang buat semua dan Semua buat seorang ‘

d. Definisi UU No. 25/1992

Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan

Definisi Koperasi Secara Umum

Mengandung makna “kerja sama”, tolong menolong satu sama lain. Pengertian kerja sama dapat berbeda-beda tergantung dari cabang ilmunya.

Gotong Royong dan Tolong Menolong (menurut Mubyarto)

– Gotong royong adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

– Tolong menolong atau bantu membantu menunjukkan pada pencapaian tujuan perorangan.

– Gotong royong dan tolong menolong lebih bertujuan sosial bukan bertujuan ekonomi. Koperasi mempunyai tujuan yang lebih konkrit.

B. LIMA UNSUR KOPERASI

1. Koperasi adalah badan usaha (business enterprise)

2. Koperasi adalah kumpulan orang-orang atau badan hukum koperasi

3. Koperasi Indonesia koperasi yang bekerja berdasarkan “prinsip-prinsip koperasi”

4. Koperasi Indonesia adalah “Gerakan Ekonomi Rakyat”

5. Koperasi Indonesia “berazaskan kekeluargaan”

C. TUJUAN KOPERASI

*. Memajukan kesejahteraan anggota (khusus) dan masyarakat pada umumnya

*. Membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945

Sedangkan menurut UU No. 25/1992 Pasal3, Tujuan Koperasi adalah :

a. Membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

b. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

c. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.

d. Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

D. PRINSIP KOPERASI

a. Prinsip MUNKNER

1. Keanggotaan bersifat suka rela.

2. Keanggotaan terbuka.

3 Pengembangan Anggota.

4. Identitas sebagai pemilik dan pelanggan.

5. Manajemen dan pengawasan dilaksanakan secara demokratis.

6. Koperasi sebagai kumpulan orang-orang.

7. Pendidikan anggota.

8. Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi.

9. Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi.

10. Perkumpulan dengan sukarela.

11. Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan.

12. Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi.

b. Prinsip KOPERASI Menurut UU No. 12/1967

– Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia.

– Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam Koperasi.

– Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing naggota.

– Adanya pembatasan bunga atas modal.

– Swadaya, swakarta, dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri.

E. Koperasi Berkaitan dengan fungsi-fungsi :

a. Fungsi Sosial

Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi Indonesia.

b. Fungsi Ekonomi

Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian Indonesia.

c. Fungsi Politik

Memperkokoh perekonomian rakyat Indonesia dengan jalan pembinaan koperasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s